Tampilkan postingan dengan label our story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label our story. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Januari 2014

1001Buku, We love you :) #1

Postingan ini adalah nostalgia bagaimana awal mula RM berhubungan dengan 1001Buku hehehhehe.

Dulu, ketika baru mulai membuka Rumah Mentari, kami masih berkekurangan buku. Dalam artian, buku kami hanya akan cukup untuk masuk dalam rak (kalau dulu masih kotak) "Buku Baru Bulan Ini" paling-paling untuk 3 bulan, dengan asumsi satu bulan 20 buku baru. Karena itu kami harus sering-sering mencari link untuk mendapatkan donasi buku. Kadang ada yg diterima, kadang ada yg di"semayani", kadang ada yg malah tanpa jawaban sama sekali.

Dari sekian banyak link yang kami cari itu, suatu hari kami menemukan link 1001Buku. Kami membaca beberapa keterangan yang ada di web tersebut, kemudian masuk ke bagian ini, mengunduh formulir pendaftarannya, dan mengirimnya ke mas Rizal Arryadi :). Formulir kami dikirim pada tanggal 19 Juni 2012. Waktu itu kami jujur saja tidak berharap banyak dari 1001Buku ini. Tapi ternyataaa, ketika suatu hari di bulan puasa 2012 kami mendapat berita dari Kantor Pos Getasan bahwa ada paket untuk RM, kami kaget karena yang dikirim jauh melampaui harapan kami waktu itu. Kenapa? Cobalah lihat foto-foto ini. Bayangkan, sebuah taman baca yang baru berdiri, mendapat kepercayaan untuk mengelola buku sebanyak ini. Benar-benar diluar dugaan deh ^^. Jadi terharu-terharu gimanaaa, gitu :D.
Satu kardus yang beraaaat dari 1001Buku :)

Anak-anak Rumah Mentari berebutan memilih buku dari 1001Buku

Anak-anak Rumah Mentari berebutan memilih buku dari 1001Buku
 Hubungan kami dengan 1001Buku masih berlanjut sampai hari ini hehehhehe, dan semoga akan belanjut sampai selamanya ^^. Makasih ya mba, mas, pak, bu relawan 1001Buku, yang sudah bersedia ber-SPD, membawa paket-paket buku yang berat ke kantor pos, dan masih memikirkan kelangsungan hidup kami dan TBA lainnya dengan agenda-agendanya. We love you full <3 <3 <3 <3.

XOXO,
(Admin RM)

Selasa, 05 Juni 2012

The Origin Of TBM Rumah Mentari

Dulu ngga pernah kebayang bakal punya sebuah TBM seperti sekarang ini. 
Pernah sih punya keinginan untuk punya sebuah persewaan buku, tapi berhubung modalnya harus gede dan buku-buku dirumah sangat ngga cukup banyak akhirnya dikuburlah keinginan itu dalam-dalam hehehehe.
Setelah agak lama, dipikir-pikir daripada buku-buku di rumah nganggur&mubazir ngga ada yang baca karena kalau baca sekali trus udah ngga dipegang lagi, akhirnya kepikiran untuk membuka sebuah Taman Bacaan Masyarakat. 
Kebetulan di sebelah rumah ada ruangan yang ngga dipakai, kebetulan udah ada buku dan majalah yang bisa dimanfaatkan, kebetulan ada saudara yang punya rak nganggur yang bisa dipinjam sementara sampai bisa beli rak sendiri, akhirnya dengan campur tangan Tuhan semua berjalan lancar. 
Maka jadilah, pada tanggal 1 Mei 2011 TBM Rumah Mentari resmi dibuka..hehehhe..walaupun tanpa ada pengguntingan pita dan pemotongan tumpeng.
Harapannya, semoga TBM ini bermanfaat bagi masyarakat sekitar, semoga bisa menjadi tempat berkumpul yang positif bagi anak-anak dan remaja di Dusun Wates ini. Amiiin.